Kamis, 19 Juni 2014

Greece and Rome Philosophy, Changing Concepts of the Body, and the Games

GREECE 
Picture 1. Greece
 The Body
  •  DUALISME :
  1. Penjelasan keberadaan manusia yang didasarkan pada keyakinan metafisika dan teologi. 
  2. Socrates dan Plato
  3. Memiliki implikasi yang besar untuk pendidikan jasmani  
  4. Memisahkan keberadaan manusia menjadi dua bagian, pikiran dan tubuh 
  •  Pikiran dan ide-ide yang kekal, pereputan tubuh
  •  Berpotensi merusak tampilan pendidikan jasmani
  •  Hanya di kematian pikiran benar-benar bebas dari tubuh


Arete dan Agon

 Arete termasuk kebajikan, keterampilan, kecakapan, kebanggaan, keunggulan, keberanian, dan bangsawan (Stephen Miller)

Agon Homer direferensikan sebagai tempat pertemuan di mana acara atletik ditahan.

  •  Berkembang menjadi istilah agonistic (kompetitif)
  •  Menjadi terkait dengan proses (penderitaan) mempersiapkan untuk kompetisi apapun



Permainan Panhellenic
Picture 2. Permainan Panhellenic




ROME
 
1958 Penemuan yang mengandung makam lukisan yang rumit yang menggambarkan berbagai adegan olahraga. Dikenal sebagai makam Olimpiade

Picture 3. Roman Arsitektur

  • Roma tidak berkontribusi banyak kemajuan filsafat dan ilmiah yang dibandingkan dengan orang-orang Yunani
  •  Paling romawi tidak memiliki keyakinan di yunani holistik perkembangan manusia ( Arete )
  •  Dewa Romawi yang pada dasarnya dewa-dewi Yunani dengan nama Romawi


REFERENSI
 Human Philosophical Reflections 1: Greece and Rome Philosophy, Changing Concepts of the Body, and the Games. - http://binusmaya.binus.ac.id
Tanggal 19 Juni 2014_ Pukul 14:57





















Rabu, 18 Juni 2014

Religion and Arts

RELIGION

Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Agama yang diakui di Indonesia ada 6 yakni Agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu.



Berikut ini adalah 6 (enam) Agama yang diakui di Indonesia :


Agama Islam
Picture 1. Al-Qur'an
Nama Kitab Suci                : Al-Qur’an
Nama Pendiri                     : Nabi Muhammad SAW
Permulaan                          : Sekitar 1400 tahun yang lalu
Tempat Ibadah                 : Masjid
Hari Besar Keagamaan   : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj
Jumlah Penganut             : 207.176.162 jiwa (87,18%)




Agama Kristen Protestan
Picture 2. Alkitab
Nama Kitab Suci                : Alkitab
Nama Pendiri                     : Yesus Kristus
Permulaan                          : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah                 : Gereja
Hari Besar Keagamaan   : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
Jumlah Penganut             : 16.528.513 jiwa (6,96%)




Agama Katolik
Picture 3. Alkitab
Nama Kitab Suci                : Alkitab
Nama Pendiri                     : Yesus Kristus
Permulaan                          : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah                 : Gereja
Hari Besar Keagamaan   : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
Jumlah Penganut             : 6.907,873 jiwa (2,91%)




Agama Hindu
Picture 4. Weda
Nama Kitab Suci                : Weda
Nama Pendiri                     : -
Permulaan                          : Sekitar 3000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah                 : Pura
Hari Besar Keagamaan   : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi
Jumlah Penganut             : 4.012.116 jiwa (1,69%)




Agama Buddha
Picture 5. Tripitaka
Nama Kitab Suci                : Tri Pitaka
Nama Pendiri                     : Siddharta Gautama
Permulaan                          : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah                 : Vihara
Hari Besar Keagamaan   : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina
Jumlah Penganut             : 1.703.254 jiwa (0,72%)



Agama Kong Hu Cu
Picture 6. Si Shu Wu Ching
Nama Kitab Suci                : Si Shu Wu Ching
Nama Pendiri                     : Kong Hu Cu
Permulaan                          : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah                 : Li Tang / Klenteng
Hari Besar Keagamaan   : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh
Jumlah Penganut             : 117.091 jiwa (0,05%)


Picture 7. Tempat Ibadah



ARTS

Seni itu sangat sulit untuk didefinisikan, tapi itu umumnya merujuk untuk manifestasi dari kreativitas manusia melalui mana orang mengekspresikan diri mereka sendiri di menari, musik, lagu, lukisan, patung, tembikar, kain, bercerita, ayat, prosa, drama, dan komedi. Definisi seni dan agama berfokus pada aspek yang lebih dari biasa dari masing-masing berkaitan dengan bagaimana mereka berbeda dari biasa dan profan sekuler.

Seni ini biasanya sebuah fenomena umum yang dipamerkan, dilakukan, dievaluasi, dan dihargai di masyarakat. 
  • Etnomusikologi adalah perbandingan studi musik dari dunia dan musik seperti sebuah aspek dari budaya dan masyarakat.
Picture 8. Karya Seni Budaya Indonesia


  • Seni, rakyat musik, dan lore merujuk ke ekspresif budaya orang-orang biasa.
Picture 9. Jerbet Hindu


  • Seni adalah bentuk komunikasi sosial.
Picture 10. Pentas Seni Budaya Indonesia



REFERENSI

AGAMA:
http://ilmupengetahuanumum.com/agama-agama-di-indonesia/
**Data Jumlah Penganut Agama dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
- 19 Juni 2014_ Pukul 14:09  WIB

SENI :
Human Diversities 2: Religion and Arts - http://binusmaya.binus.ac.id
Tanggal 19 Juni 2014 _ Pukul 14:09 WIB

Senin, 21 April 2014

Culture, Language, Gender and Ethnicity

KEBUDAYAAN / "CULTURE''

PERBEDAAN BUDAYA BARAT DAN INDONESIA

Ilustrasi ini dibuat oleh seorang seniman China Yang Liu yang lahir di China tapi sekolah di German. Dia melukiskan perbedaan budaya Asia dan Barat :

1. Opini
Opini
Orang Asia cenderung berbelit-belit dalam hal berargumen, terkadang harus berputar-putar dulu untuk mengatakan sesuatu, padahal maksudnya tidak serumit yang dimaksud. Beda dengan orang Barat, langsung ke pokok masalah dan mereka nggak biasa basa-basi.

2. Waktu.
Waktu
Orang Asia terkenal kurang menghargai waktu, kalau ada janji, kadang tidak tepat waktu, banyak alasan.
Orang Barat paling nggak suka kalau janji jam karet alias telat waktu.

3. Gaya Hidup.
Gaya Hidup
Orang Barat cenderung individualis, berbeda dengan orang Asia, kalau orang Asia khususnya Indonesia, makin senang kalau tetap deket sama keluarga.

4. Hubungan.
Hubungan
Karena orang Barat lebih individualis, maka dalam pertemanan ataupun bersosialisasi cenderung terbatas, berbeda dengan orang Asia dimana dalam bersosialisasi atau pertemanan lebih komplek, makanya situs jejaring Facebook ataupun Friendster lebih banyak diminati oleh orang Asia, khususnya Indonesia.
Kalau orang Barat sekedarnya saja.

5. Perayaan / pesta
Perayaan / Pesta
Jika ada kenduri atau pesta orang Asia lebih suka mengundang orang sebanyak mungkin kalau sedikit rasanya nggak afdol, bahkan ada yang buat acara beberapa kali dan dilokasi yang berbeda, contohnya dalam acara pernikahan, benar-benar pemborosan, berbeda dengan orang Barat, mau acara pernikahan saja undangannya lewat Fax. dan nggak semua orang diundang, cukup kerabat atau teman dekat, lebih sederhana dan nggak boros biaya.

6. Terhadap sesuatu yang Baru
New things
Orang Barat kalau ada sesuatu yang baru, tidak serta merta pengen tahu dan pengen memiliki atau memakainya , hanya sekedar tahu saja. Berbeda dengan orang Asia, kalau ada sesuatu yang baru, belum puas kalau belum sampai memilikinya, makanya nggak heran kalau orang Indonesia banyak yang konsumtive, punya handphone gonta ganti, bahkan ada yang koleksi HP, mobil tiap tahun gonta-ganti, hanya karena nggak mau ketinggalan model.

7. Anak
Anak
Di keluarga Barat, anak dididik supaya mandiri semenjak kecil, setelah dewasa orang tua sudah melepaskannya, sudah hidup masing-masing berbeda dengan di Asia terutama di Indonesia, perlakuan orang tua terhadap anak sudah sangat protektif, sehingga anak tidak mandiri, sampai usia dewasapun sang orang tua tetap masih aja ngurusin anaknya, dengan harapan keturunan mereka bisa lebih langgeng dan sukses.

8. Trendi
Trendi
Jika orang Barat lebih seneng sesuatu yang berbau traditional dan alami, kebalikannya kalau orang Asia belum disebut trendi kalau tidak bergaya ke barat-baratan, contoh : orang Asia lebih merasa gengsi kalau makan di tempat fast food, padahal dinegara asalnya makanan tersebut bisa dibilang makanan biasa saja.

9. Atasan / Bos
Atasan
Ini yang menarik, orang Asia umumnya memperlakukan atasan lebih dari yang lainnya. Berbeda jika di Barat, atasan tidak terlalu menonjolkan diri sebagai yang punya kuasa penuh, tetap sejajar dengan bawahan, namun tetap punya kekuasaan dan diakui sebagai atasan.

10. Masa Tua
Masa Tua
Kalau orang Asia masa tua lebih banyak mengasuh cucu, kalau di Barat nggak ada namanya ngasuh cucu, paling banter sekedar temu kangen saja, karena hidupnya sudah masing-masing.

11. Transportasi.
Transportasi
Dahulu orang Barat sewaktu muda lebih suka pakai mobil, sekarang malah lebih suka pakai sepeda, mungkin karena faktor pentingnya kesehatan. Berbeda dengan orang Asia, kalau dulu masih pakai sepeda (mampunya beli sepeda) sekarang sudah harus pakai mobil, kalau mampu lagi pakai supir pribadi.

12. Di tempat makan.
Di tempat makan
Ditempat makan, kalau orang Barat cenderung tertib jika sedang makan, nggak rame dan seberisik orang Asia.

13. Wisata
Wisata
Kalau lagi wisata, orang Asia paling suka photo-photo. Beda sama orang barat, kalau ke tempat wisata lebih suka mengamati keindahan suasana daripada photo-photo.

14. Keindahan tubuh ideal.
Tubuh ideal
Orang Barat merasa ideal punya warna kulit tubuh kecoklat-coklatan, makanya sering berjemur dipantai. Kkalau orang Asia terutama orang Indonesia, malah sangat mendambakan warna kulit putih, makanya di Indonesia paling laku tuh artis-artis Indo, malah nggak banyak yang kawin sama bule, biar memperbaiki keturunan.

15. Menghadapi masalah.
Masalah
Kalau orang Asia lebih umum berpikiran bagaimana supaya bisa menghindari masalah, berbeda dengan orang Barat, bagaimana jika saya menghadapi suatu masalah. Makanya jangan heran kalau di Indonesia orang mau sukses ambil jalan pintas, mau bisnis sukses, main suap rekan bisnis, mau anak sukses jadi pegawai negeri, main suap sana suap sini, mau jadi caleg, asal punya duit jadi deh nomor urut 1, nggak sedikit yang datang ke dukun supaya lebih tercapai cita-cita jadi anggota dewan.

16. Marah

Kalau orang Barat lagi marah, memang benar-benar marah, beda kalau orang Asia lebih banyak memedam amarah, terkadang ada istilah dibalik senyuman ada kebencian.

17. Percaya Diri.
PD
Suka tidak suka orang Barat lebih percaya diri dibanding orang Asia.

18. Hari Minggu
Minggu
Orang Asia lebih suka menghabiskan waktu hari libur Sabtu dan Minggu pergi jalan-jalan, sekedar pergi ke Mall, nonton bisokop. Beda dengan orang Barat, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibanding pergi jalan-jalan.

19. Makan
Makan
Umumnya orang Barat makan dibagi 3, makan pembuka, makanan Utama, dan makanan penutup, beda kalau orang Asia ketiga-nya makanan utama.





BAHASA / "LANGUAGE''

Bahasa adalah sebuah sistem, artinya, bahasa dibentuk oleh sejumlah komponen yang berpola secara tetap dan dapat dikaidahkan. Sistem bahasa berupa lambang-lambang bunyi, setiap lambang bahasa melambangkan sesuatu yang disebut makna atau konsep. Karena setiap lambang bunyi itu memiliki atau menyatakan suatu konsep atau makna, maka dapat disimpulkan bahwa setiap suatu ujaran bahasa memiliki makna. bahasa diartikan sebagai sebuah sistem lambang, berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam dan manusiawi.

Karakteristik bahasa , yaitu:
  1.  Bahasa Bersifat Abritrer : Hubungan antara lambang dengan yang dilambangkan tidak bersifat wajib, bisa berubah dan tidak dapat dijelaskan mengapa lambang tersebut mengonsepi makna tertentu.
  2. Bahasa Bersifat Produktif :  Dengan sejumlah besar unsur yang terbatas, namun dapat dibuat satuan-satuan ujaran yang hampir tidak terbatas.
  3.  Bahasa Bersifat Dinamis : Bahasa itu tidak lepas dari berbagai kemungkinan perubahan sewaktu-waktu dapat terjadi.
  4.  Bahasa Bersifat Beragam : bahasa mempunyai kaidah atau pola tertentu yang sama, namun karena bahasa itu digunakan oleh penutur yang heterogen yang mempunyai latar belakang sosial dan kebiasaan yang berbeda, maka bahasa itu menjadi beragam, baik dalam tataran fonologis, morfologis, sintaksis maupun pada tataran leksikon
  5.   Bahasa Bersifat Manusiawi : Bahasa sebagai alat komunikasi verbal, hanya dimiliki manusia.



GENDER

Gender dan Jenis Kelamin berbeda? Lalu apa perbedaannya? Saya akan coba memberitahu perbedaannya sesuai apa yang pernah saya baca dan pelajari .


PERBEDAAN GENDER DAN JENIS KELAMIN

Jenis kelamin adalah dua jenis kelamin yang berbeda secara seksual yaitu Perempuan dan Laki-laki. Ada sifat-sifat biologis tertentu yang melekat secara alami pada alat-alat kelamin wanita seperti rahim untuk mengandung, buah dada untuk menyusui, memproduksi sel telur dan beberapa konsekuensi yang melekat sebagai akibat langsung dari kepemilikan alat-alat reproduksi tersebut. Beberapa keunggulan alat reproduksi wanita tersebut memang tidak dimiliki oleh pria. Begitu juga sebaliknya, Laki-laki adalah manusia yang memiliki penis, buah zakar dan memproduksi sperma. Kedua jenis alat reproduksi tersebut baik yang melekat pada wanita maupun pria memang tidak dapat dipertukarkan.Sedangkan Gender hanya sebagai perbedaan jenis kelamin yang bukan biologis. Perbedaan biologis jenis kelamin (sex) merupakan sudah rencana  Tuhan dan oleh karenanya secara permanen dan universal berbeda.

Gender adalah pembedaan perlakuan antara laki-laki dan perempuan , yakni perbedaan yang diciptakan oleh kaum laki-laki dan perempuan melalui proses sosial dan budaya yang panjang. perbedaan perilaku antara lelaki dan perempuan selain secara biologis, sebagian besar terbentuk melalui proses sosial dan kebudayaan . Bagaimana seseorang bersosialisasi itu juga berpengaruh dalam perilaku. Oleh karena itu, gender dapat berubah-ubah dari waktu kewaktu, dari tempat ke tempat bahkan dari kelas ke kelas, sementara jenis kelamin biologis (sex) akan tetap atau tidak dapat berubah.

Dengan demikian, gender lebih bermakna sifat atau ciri peran tertentu yang dimiliki oleh seseorang baik laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial, agama, politis, ekonomis dalam waktu tertentu untuk kepentingan tertentu. Ciri-ciri atau sifat peran tersebut untuk perempuan misalnya harus lemah-lembut, feminin (keibuan), pasif, pemalu, cantik, emosional, tidak cerdas, sabar, penakut dan sebagainya. Karena itu perempuan tidak boleh menjadi pemimpin, bekerja yang berat-berat dan kasar, menjadi pengambil kebijakan dibirokrasi dan lain-lain. Sementara untuk laki-laki ciri-ciri atau sifat perannya adalah jantan, perkasa, kuat, pemberani, agresif, rasional dan sebagainya.



SUMBER:
http://adoer.wordpress.com/2009/02/27/perbedaan-antara-budaya-asia-dan-barat/
http://dibustom.wordpress.com/2011/05/07/pengertian-bahasa-karakteristik-bahasa-dan-fungsi-bahasa-kajian-sosiolinguistik/

Jumat, 14 Maret 2014

Apa Sosiologi itu?


Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dalam bermasyarakat. Sosiologi berasal dari bahasa Latin , socius yang artinya kawan dan logos yang artinya ilmu pengetahuan. Sosiologi mencakup 2 macam objek, yaitu Objek Material dan Formal . Objek material adalah objek yang membahas tentang kehidupan sosial, gejala-gejala, dan proses hubungan antarmanusia yang juga mempengaruhi kesatuan hidup dari manusia itu sendiri. sedangkan Objek formal menekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk yang bermasyarakat. Dengan demikian, objek formal sosiologi adalah hubungan antarmanusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Sosiologi bertujuan untuk mengahsilkan pengertian-pengertian secara umum. Karena itu sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang umum bukan ilmu pengetahuanyang khusus, karena terjadi dikehidupan kita sehari-hari. 

# PERBEDAAN SOSIOLOGI DENGAN PSIKOLOGI:

 Sosiologi lebih mencakaup kehidupan dari manusia tersebut dalam bermasyarakat ,, sedangkan Psikologi mecakup kepribadian dan manusia itu sendiri.
 
# PERBEDAAN SOSIOLOGI DENGAN ANTROPOLOGI:

Lihat Bagan dibawah ini : Perbedaan Sosiologi dengan Antropologi

No
Perbedaan antara Antropologi dengan Sosiologi
Antropologi
Sosiologi
1
Obyek kajian terhadap budaya yang ada pada  manusia Obyek kajian studi lebih dipusatkan pada Masyarakat
2
Metode penelitian menggunakan Deskriptif, Kualitatif, Holistik, dan Komparatif Metode penelitian lebih dipusatkan pada Kuantitatif daripada kualitatif karena sosiologi mempelajari kehidupan masyarakat dan harus mengunakan data statistik untuk mendapatkan data yang otentik dan valid.
3
Antropologi mempelajari tentang budaya yang ada pada kalangan masyarakat dalam suatu etnis tertentu. Tentunya antropologi lebih juga menitikberatkan pada personal dan penduduk yang merupakan masyarakat tunggal Ranah keilmuan banyak mempelajari segala hal tentang masyarakat hingga solusi-solusi yang menciptakan integrasi masyarakat.


















SUMBER:

http://14deny.wordpress.com/2011/03/31/perbedaan-sosiologi-dan-antropologi/
http://edu.anashir.com/2013/09/pengertian-objek-dan-tujuan-sosiologi.html

Kamis, 13 Maret 2014

Apa sih antropologi itu?


Antropologi adalah salah satu ilmu sosial yang jarang didengar oleh masyarakat pada umumnya. Karena itu banyak yang menganggap bahwa Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perbintangan atau bahkan mempelajari tentang kehidupan masa purba seperti fosil dan bebatuan. Banyak kekeliruan yang kita dapat tentang ilmu Antropologi. Disini saya akan mencoba untuk meluruskan tentang ilmu antropologi dari beberapa sumber yang saya baca. Jadi Apa sih antropolgi itu?

Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia baik dari segi suku dan budaya, perilaku, serta keanekaragaman. Antropologi itu sendiri istilah dari kata bahasa Yunani dan berasal dari kata anthropos dan logos. Anthropos adalah manusia sedangkan  logos adalah arti cerita. Kata Antropologi sendiri muncul dari ketertarikan orang-orang eropa yang cenderung melihat dari ciri-ciri fisik , budaya dan lain sebagainya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa itu sendiri.
Tujuan dari Ilmu Antropologi adalah mengetahui dan mempelajari bagaimana manusia berperilaku dan berkebudayaan untuk membagun kehidupannya sendiri.


Saat ini Indonesia memiliki pakar Antropologi dunia yaitu Bapak Koentjaraningrat. Bapak Prof Dr Koentjaraningrat tertarik dengan ilmu Antropologi sejak beliau menjadi asisten Prof GJ Held , guru besar Antropologi di Universitas Indonesia yang pada saat itu sedang mengadakan sebuah penelitian di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Beliau juga meraih banyak sekali gelar semasa hidupnya. Beliau pernah meraih gelar MA Antropologi dari Yale University, AS pada tahun 1956 dan Pada tahun 1958 beliau juga meraih gelar Doktor Antropologi dari Universitas Indonesia. Beliau juga adalah Sarjana Sastra Bahasa Indonesia dari Universitas Indonesia pada tahun 1952. Bapak Koentjaraningrat juga menerbitkan beberapa buku yang dipakai untuk pembelajaran mahasiswanya pada saat ini . Salah satunya adalah Antropologi Indonesia yang di terbitkan pada tahun 1963.
Bapak Antropologi Indonesia ini meninggal pada tanggal 23 Maret 1999, pada usianya yang 75 tahun .
Menurut Beliau Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.
Dr Koentjaraningrat tertarik bidang ilmu Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi sejak menjadi asisten Prof GJ Held, guru besar Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi di Universitas Indonesia, yang mengadakan penelitian lapangan di Sumbawa. Sarjana Sastra Bahasa Indonesia dari Universitas Indonesia 1952, ini meraih gelar MA Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi dari Yale University, AS, 1956 dan Doktor antropologi dari Universitas Indonesia, 1958.

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/285-ensiklopedi/1506-bapak-antropologi-indonesia
Copyright © tokohindonesia.com
Prof Dr Koentjaraningrat tertarik bidang ilmu Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi sejak menjadi asisten Prof GJ Held, guru besar Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi di Universitas Indonesia, yang mengadakan penelitian lapangan di Sumbawa. Sarjana Sastra Bahasa Indonesia dari Universitas Indonesia 1952, ini meraih gelar MA Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi dari Yale University, AS, 1956 dan Doktor antropologi dari Universitas Indonesia, 1958.

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/285-ensiklopedi/1506-bapak-antropologi-indonesia
Copyright © tokohindonesia.com
Prof Dr Koentjaraningrat tertarik bidang ilmu Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi sejak menjadi asisten Prof GJ Held, guru besar Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi di Universitas Indonesia, yang mengadakan penelitian lapangan di Sumbawa. Sarjana Sastra Bahasa Indonesia dari Universitas Indonesia 1952, ini meraih gelar MA Guru Besar Antropologi pada Universitas Indonesia (1962-1999)
antropologi dari Yale University, AS, 1956 dan Doktor antropologi dari Universitas Indonesia, 1958.

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/285-ensiklopedi/1506-bapak-antropologi-indonesia
Copyright © tokohindonesia.com
Dengan demikian Antropologi juga adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan manusia baik dari aspek fisik maupun dari segi aspek sosialnya.




DISARIKAN dan DIUNDUH pada :
12 Maret 2014 :: http://www.organisasi.org/1970/01/definisi-pengertian-antropologi-objek-tujuan-dan-cabang-ilmu-antropologi.html _ Ta

13 Maret 2014 :: http://adhisofyan.blogspot.com/2009/07/definisi-antropologi-menurut.html

13 Maret 2014 :: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/285-ensiklopedi/1506-bapak-antropologi-indonesia



Minggu, 09 Maret 2014

Apa itu Psikologi ?

Pengertian Psikologi




Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Psikologi merupakan cabang ilmu yang masih muda atau remaja. Sebab, pada awalnya psikologi merupakan bagian dari ilmu filsafat tentang jiwa manusia. Psikologi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat, hakikat, dan hidup jiwa manusia (psyche = jiwa ; logos = ilmu pengetahuan).
Jiwa secara harfiah berasal dari perkataan sansekerta JIV, yang berarti lembaga hidup (levensbeginsel), atau daya hidup (levenscracht). Oleh karena jiwa itu merupakan pengertian yang abstrak, tidak bisa dilihat dan belum bisa diungkapkan secara lengkap dan jelas, maka orang lebih cenderung mempelajari “jiwa yang memateri” atau gejala “jiwa yang meraga/menjasmani”, yaitu bentuk tingkah laku manusia (segala aktivitas, perbuatan, penampilan diri) sepanjang hidupnya. Oleh karena itu, psikologi butuh berabad-abad lamanya untuk memisahkan diri dari ilmu filsafat.

Perkataan tingkah laku/perbuatan mempunyai pengertian yang luas sekali , yaitu tidak hanya mencakup kegiatan motoris saja seperti berbicara, berjalan, berlari-lari, berolah-raga, bergerak dan lain-lain, akan tetapi juga membahas macam-macam fungsi seperti melihat, mendengar, mengingat, berpikir, fantasi, pengenalan kembali, penampilan emosi-emosi dalan bentuk tangis, senyum dan lai-lain.
Psikologi itu menyibukkan diri dengan masalah kegiatan psikis, seperti berpikir, belajar, menanggapi, mencinta, membenci dan lain-lain. Macam-macam kegiatan psikis pada umumnya dibagi menjadi 4 kategori, yaitu: 1) pengenalan atau kognisi, 2) perasaan atau emosi, 3) kemauan atau konasi, 4) gejala campuran. Namun hendaknya jangan dilupakan, bahwa setiap aktivitas psikis/jiwani itu pada waktu yang sama juga merupakan aktifitas fisik/jasmani.

Penyelidikan terhadap organ-organ manusia digolongkan dalam ilmu fisiologi ,yaitu meneliti peranan setiap organ dalam fungsi-fungsi kehidupan seperti meneliti segala sesuatu tentang mata, ketika subyek bisa melihat dan juga meneliti pengaruh kerja otak untuk mengkoordinir semua perbuatan individu guna menyesuaikan dengan lingkungannya. Jika fungsi segenap organ dan tingkah laku banyak dijelaskan oleh fisiologi, maka masih perlukah bidang keilmuan psikologi?
Fisiologi memberikan penjelasan macam-macam tingkah laku lahiriah yang menjasmani sifatnya. Sedang manusia merupakan suatu totalitas jasmani rohani. Semua bentuk dorongan dan impuls dalam diri manusia yang menyebabkan timbulnya macam-macam aktifitas fisik dan psikis, dijelaskan oleh psikologi.



SUMBER :
http://www.psikologizone.com/pengertian-ilmu-psikologi/0651110

Rabu, 26 Februari 2014

About Me





Hai teman temin , makasih ya udah berkunjung ke blog ku. Salam kenal semuanyaaaa - Maaf ya kalo blognya jelek dan buanyaaakkkk kekurangan, maklum masih pemula (hehe..). Ini sekilas info tentang aku , mari berteman -
Nama lengkap : Rika Valerina H Simanjuntak 
NIM : 1701296422
Berkuliah di : Binus University

 Jurusan : Psychology
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat, Tanggal Lahir : Medan, 10 Desember 1994
Agama :Kristen
Golongan Darah :B
Pekerjaan : Mahasiswa
Hobi : Dengerin Lagu
Cita-cita : Pengennya sih jadi Dokter ^^
Makanan kesukaan : Nasi Goreng

Itu sedikit info tentang aku. Sering-sering berkunjung ke blog ku ya teman teman ,, ga dosa kok (ooppss . ^^v). Oiya ditunggu juga ya komentar dari kalian , harus positif ya .. ga positif ? kita END . (loh ?! kok saia ngancem ya? hahah), becanda yaaa - Jangan lupa kasih komentar kalian teman-teman . Terima kasih telah berkunjung ! MERDEKA !!! (^0^)9